Rangkaian Kebijakan Kemendagri Krusial untuk Percepat Pemulihan Pascabencana
Kementerian Dalam Negeri perlu juga untuk mencermati keterbatasan sumber daya birokrasi di daerah pascabencana.
Kementerian Dalam Negeri perlu juga untuk mencermati keterbatasan sumber daya birokrasi di daerah pascabencana.
Tito Karnavian berperan krusial dalam menjalankan visi Asta Cita di sektor birokrasi.
Mendagri mengusulkan agar pembiayaan pemulihan dilakukan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), mengingat keterbatasan kapasitas fiskal daerah.
Tren positif pengendalian inflasi sepanjang 2025 tidak boleh membuat pemda lengah dalam memantau komoditas pangan yang selama ini berkontribusi terhadap inflasi.
Tito mengatakan pemerintah akan menyiapkan hunian sementara (Huntara) dan hunian tetap (Huntap).
Praja IPDN akan ditugaskan membantu pembersihan wilayah terdampak sekaligus memulihkan fungsi pemerintahan desa yang lumpuh akibat banjir.
Layanan jemput bola yang dilakukan petugas Dukcapil dinilai cepat, mudah, dan tanpa pungutan biaya, sehingga warga kembali memiliki dokumen kependudukan dalam waktu singkat.
Skema penghargaan dan insentif fiskal berpotensi memacu iklim kompetisi sehat antar pemda. Namun demikian, penilaian tidak boleh semata-mata berfokus pada tingkat serapan anggaran.
Langkah Mendagri mendorong perbaikan tata kelola keuangan daerah untuk mengejar target realisasi APBD merupakan strategi tepat dalam meningkatkan akuntabilitas vertikal pemda kepada pemerintah pusat, sekaligus akuntabilitas horizontal kepada publik.
Mendagri memberikan perhatian terhadap kerusakan infrastruktur publik serta percepatan perbaikan jaringan listrik dan layanan dasar.